SiberAceh

 

Pidie Jaya, SiberAceh.com – Sejumlah masyarakat mengeluh dan merasa tidak nyaman, khususnya warga yang berdekatan dengan penempatan kontainer sampah milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pidie Jaya, pasalnya keberadaan kontainer sampah itu sudah menyebarkan bau tak sedap dan banyak dikerumuni lalat, karena sudah 10 hari ini tidak diangkut pihak terkait.

Keberadaan kontainer sampah yang sudah lama tidak diangkat dan penuh itu, tersebar ada dibeberapa titik, seperti di seputaran Kantor Bupati dan di Desa Meunasah Bie Kecamatan Meurah Dua. Dimana kedua kontainer tersebut terlihat penuh dan kantong - kantong berisi sampah bertebaran disekitar lokasi, sehingga membuat pemandangan tak sedap, menyebarkan bau dan mengundang banyak lalat.

Mirisnya lagi, akibat kondisi kontainer penebar bau tidak sedap itu, salah satu warga disekitar lokasi pun mendapat cemoohan dan makian dari warga lain yang hendak membuang sampak ke lokasi itu.

"Selama ini saya sering dimarihi bahkan dimaki pak, karena saya melarang orang buang sampah disini, padahal saya melarang karena karena tong sampah itu sudah penuh, dan sudah lama tidak diambil, tapi orang-orang menganggap saya melarang mereka," cetus Nurita.

Sementara itu, Zulfikar, salah satu tokoh masyarakat Desa Meunasah Bie mengatakan, selama 10 hari ini warganya menghirup aroma bangkai dan bau busuk lainnya. Selain itu kontainer yang berada di dekat pasar pun terlihat kotor dan lalat beterbangan. Bahkan pihaknya di cemooh warga, karena dianggap Aparatur Desa tak berdaya menghadapi kondisi ini.

"Kami sudah 10 hari ini menghirup udara tak segar dari kontainer sampah tersebut. Bahkan bau busuk itu tercium hingga ke rumah-rumah warga. Saya berharap pihak terkait segera mengangkut dan menempatkan kontainer lain disini, supaya terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan," tegas Fikar.

Terkait hal tersebut, Rusli, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pidie Jaya, saat dihubungi via selulernya berjanji, akan segera mengangkat sampah dan menempatkan kontainer lain dilokasi tersebut.

“Penyebab tidak terangkutnya sampah-sampah itu, karena armada pengangkut kita rusak. Akan tetapi, hari ini sekitar jam 15.00 Wib sore ini, sampah tersebut akan kita angkat,” janjinya.

Anehnya, janji dan ucapan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pidie Jaya itu ternyata hanya bualan saja, pasalnya hingga berita ini ditayangkan, armada pengangkut sampah yang dijanjikan belum juga datang. (Herry)

Lebih baru Lebih lama